Jerawat Gak Hilang-Hilang? Hati-hati Hiperandrogen!

by - Saturday, January 27, 2018



Hyperandrogen | Source : google

Halo, halo, halo!

Aku mau sharing nih, kemarin aku datang ke event Discover New Confidence yang diadakan oleh GueSehat dan Bayer Indonesia. Soalnya aku penasaran banget sama topik yang akan dibahas pada workshop, yaitu “Hyperandrogen! Penyebab Jerawat Membandel pada Wanita”, karena jujur aku ga tau apa itu hiperandrogen dan kenapa itu bisa jadi penyebab jerawat. Talkshow dibawakan oleh dr. Haekal Anshari dari Jakarta Life Science & Aesthetic Clinic, yep yang pastinya merupakan sumber terpercaya! Yuhuu~

Rifa - Me - Natasha
at Discover New Confidence event
Thank you for GueSehat for inviting me too! ^^

Yuup, GueSehat adalah aplikasi online yang menjawab berbagai masalah tentang kesehatan dan mengajak masyarakat tentang serunya sehat bareng-bareng! Aplikasi ini juga untuk menghimbau masyarakat tentang pentingnya kesehatan, tentu dengan cara yang lebih mudah, yakni via online! Aplikasi ini bisa kalian dapatkan di Playstore, kok ^^ 


Ada apa saja di GueSehat?

a. Symptom Checker

Jika kamu mengalami gejala penyakit tertentu, tapi kamu gatau sebenarnya kamu itu sakit apa? YOI, coba cek aja kemungkinan diagnosisnya di fitur Symptom Checker. FYI, walaupun begitu, diagnosis yang diberikan bukan diagnosis akhir, ya! Kalo ingin lebih tahu pastinya, tetap aku sarankan untuk memeriksakan diri ke dokter. Biar pengobatannya tidak salah, gengs!

b. Direktori

“Aduh, aku sakit nih. Rumah sakit dimana, ya?”, “Muka udah buluk, butuh facial. Dimana ya, beauty center dekat sini?”, “Mau sehat, kudu ke gym. Ada gak ya gym disekitar sini?”

Fitur Direktori bakal menjawab pertanyaan kalian semua. GueSehat akan memberikan kamu rekomendasi penyedia layanan kesehatan dari berbagai tempat. Kamu bisa cari dari rumah sakit, dokter, praktisi, healthy food, gym, hingga beauty center!

c. Tulis Artikel

Di GueSehat, terdapat forum dimana kamu bisa berbagi cerita seputar kesehatan, lifestyle, hingga relationship dan menginspirasi orang dengan ceritamu. Oh ya btw, dengan menulis artikel, kamu bisa mendapatkan poin, lho! Dan poin ini bisa kamu tukarkan dengan hadiah menarik! ^^ dari laptop, smartphone, hingga hadiah dalam bentuk voucher. Tulis artikel dapat hadiah? Kapan lagi? Buruan, share ceritamu di GueSehat!

Thanks to GueSehat dan Bayer Indonesia, akhirnya gue tau apa itu hiperandrogen dan hubungannya dengan jerawat! FINALLY, MA LORD! *nangis terhura*

Sebelumnya, apa itu Androgen?

Androgen adalah hormon steroid yang mengontrol perkembangan karakterisistik laki-laki. Walaupun begitu, androgen juga dibutuhkan, lho bagi wanita! Androgen pada wanita berfungsi untuk menumbuhkan sel telur dan rambut. Tidak banyak seperti laki-laki, perempuan cuma memiliki 1% hormon androgen pada tubuhnya.

Wah, gimana kalo lebih dari 1%?HELP! it’s called Hyperandrogen!! Androgenmu berlebihan! ><

Hyperandrogen ini biasanya dialami oleh wanita pada umur 15-35 tahun. Gejalanya apa ya?

  1. Acne (Jerawat)
    Yaaak, tak lain dan tak bukan. Jerawat! Jika kamu punya jerawat yang bandeeel banget sampe meradang dan bentuknya bisa aja ada yang seperti nodul (kayak bisul gitu), kamu udah konsultasi ke dokter, dikasih obat, minum obat, pakai krim anti acne, tapi masih aja gak bisa hilang jerawat kamu? Bisa aja kamu punya hyperandrogen! Yikes! Kenapa ga bisa hilang dengan segala cara yang udah kamu lakukan? Basically, karena mereka tidak memangkas penyebab jerawat dari “akar”nya – your androgen hormone is the problem, honey!
  2. Hirsutism
    Apa tuuh? Hirsutism itu gejala dimana timbul bulu halus pada area yang tidak semestinya pada perempuan. Misalnya, ada kumis, jenggot, bulu dada, bulu punggung, hingga kebanyakan bulu di area tangan dan kaki selebat dan semanly artis India. Atau tau Iis Dahlia? Dia punya ciri kumisnya yang khas. Yup, contohnya seperti itu. Kamu punya hal semacam ini pada tubuhmu?
  3. Alopecia (Kebotakan)
    Androgen katanya dibutuhkan untuk menumbuhkan rambut, tapi kok kalo berlebihan malah bikin botak? Karena pada dasarnya, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Hiperandrogen akan membuatmu botak yang diawali dengan rambut rontok. Slow but sure, dia bakal bikin kamu botak lebih cepat. It’s a nightmare since your hair is your crown, don’t you agree?
  4. Sebborhea (Kulit Berminyak)
    Ketika hormon androgen meningkat, maka kulit wanita akan memproduksi sebum/jerawat yang berlebihan. Nah, minyak ini bisa menjadi tempat dimana bakteri dan kuman berkumpul, lho. Ini yang menyebabkan kamu jerawatan parah!
Hyperandrogen juga dapat ditandai dengan menstruasi yang tidak teratur. Dan jangan takut, umumnya ada 2 gejala yang terjadi untuk mengindikasikan kamu memiliki hiperandrogen. Tapi, berbeda halnya jika kamu mewarisi gen keturunan yang mengharuskan kamu memiliki 4 gejala itu >___< Jadi untuk lebih pastinya, kamu harus tetap ke dokter, yaa! Diskusikan baik-baik jangan panik-panik, hehe.

Hiperandrogen juga dapat memberikan dampak psikis bagi penderitanya. Seperti cemas, depresi, tidak percaya diri, badmood, hingga yang paling parah : suicide thought atau keinginan bunuh diri. Memiliki fisik yang tidak elok seperti wanita pada umumnya memang bisa membuat kamu tidak PD dan berkecil hati terhadap dirimu sendiri, this can lead you to depression. If you live in depression, you will also have a bad and negative thought about everything.

Jika kamu merasa seperti ini, bicarakanlah dengan orang terdekatmu dan jangan sampai tersesat, ok? Sharing is good for your health ---and your life (in this case). ^^ Mari tampil percaya diri dan hadapi masalahmu dengan kepala dingin!

Lalu? Apakah ada solusinya?

Bayer memiliki produk anti-androgen untuk terapi, yakni Cyproterone Acetate/Ethynil Estradiol.
Eits, jangan sembarangan konsumsi, tetap, harus, dan kudu konsultasi dulu ke dokter. Atau kamu bisa hubungi dr. Haekal Anshari, M. Biomed dari Jakarta Life Science & Aesthetic Clinic, via instagramnya @ansharih untuk informasi lebih lanjut seputar hiperandrogen dan terapinya ^^


You May Also Like

4 comments